Skip to main content

Posts

Sehari di Museum Pos Indonesia

Tampak Depan Museum Pos Indonesia

KAU (BUKAN) MASA DEPANKU

Oleh: Huriyyatul Wardah Indah seperti bianglala seusai langit pekat di sore yang dingin. Bisik-bisik itu tentangmu membuatku ingin mengenalmu, lebih jauh. Kau sosok baik hati yang Eros tunjuk untuk mengisi sepenggal kisah masa muda yang sederhana, sesederhana desir angin yang hanya bisa dirasa tanpa perlu pusing memikirkan bagaimana wujud di baliknya, aku hanya percaya kau ada. Pada waktu yang tak tahu kapan tiba-tiba kau menyelinap dan aku coba sembunyikan pada lubuk terdalam. Riang tawamu mengiringi langkahku menghampirimu. Sore itu di kesibukan kita masing-masing aku coba menahan diri untuk tidak menilikmu di balik gorden rumah kayu. Aku khawatir tertangkap basah sedang aku merasa belum layak untuk mengharapkanmu. Aku teringat saat pertemuan pertama kita yang klise di sebuah lapangan tak begitu luas. Lebih tepatnya aku menemukanmu, sedang kamu tengah bergurau dengan kawanmu. Pertemuan itu mendatangkan getaran asing yang baru pertama kali aku rasakan seumur hidupku. Lebih anehnya...

Dusta Yang Berakhir Menjadi Bisa

  Judul Buku: Big Little Lies (Dusta-dusta Kecil) Penulis: Liane Moriarty Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: Mei 2019, cetakan keempat Tebal: 510. hlm Buku novel Big Little Lies adalah karangan Liane Moriarty, seorang penulis asal Australia, yang setiap karyanya mendapatkan sambutan meriah dari pembacanya. Karyanya ini berhasil terjual ribuan eksemplar hingga ke penjuru dunia dan diterjemahkan ke dalam 39 bahasa. Sepenggal kalimat yang berbunyi “ Terkadang dusta-dusta kecil yang paling berbahaya ” ditulis Liane sebagai pengantar dari buku novel Big Little Lies ini. Sepenggal kalimat yang memberitahu bahwa konsekuensi dari dusta kecil itu harus dibayar dengan nyawa. Satu-satunya kebohongan Jane, seorang ibu tunggal yang datang ke kota Pirriwee Pennisula adalah untuk menunjukkan kepada orang yang paling dibencinya tentang keberadaan Ziggy yang manis, buah hatinya, yang merupakan hasil satu malam dengan seorang pria bejat yang telah meninggalkan luka men...

Belajar Tumbuh Bersama Novel ‘Manusia dan Badainya’

Sebagian besar kita tumbuh bersama luka. Mengapa? Karena inilah kehidupan, bersama luka kita tahu cara menghargai, bersama luka mungkin kita tidak akan egois lagi dengan diri sendiri, bersama luka juga kita tahu arti pengorbanan yang sesungguhnya. Begitulah hidup, sedikit terdengar kejam, namun harus tetap kita dijalani. Luka yang datang tanpa kita jemput dan pergi perlu kita paksa ini takayal menggerogoti detik demi detik dan momen demi momen untuk sesuatu yang kita harap, yaitu bebas. Melalui salah satu novel healing berjudul Manusia dan Badainya karya Syahid Muhammad kita akan dibawa menelusuri perjalanan panjang menuju kata ‘pulih’. Manusia dan Badainya, bagiku, buku yang terlalu kejam. Penderitaan para tokoh dimainkan bak realistik. Membuatku berpikir kerapuhan, kehilangan arah, dan tentunya luka dalam diri mereka adalah kemalangan yang perlu bantuan. Penulis sangat apik menggambarkan bagaimana luka-luka itu tumbuh, mencari penopang sebagai sandaran, membersamai orang-orang d...

Bad News is A Good News Dalam Jurnalisme Kontemporer

Dewasa ini kita sering dipertontonkan dengan pemberitaan yang mengerikan. Setiap menyalakan televisi, scrolling di portal online atau membuka halaman di koran, tidak luput kita temui adalah berita-berita pelecehan seksual, kasus korupsi, bencana alam, kecelakaan, kemiskinan, pembunuhan, dan masalah-masalah lainnya yang seakan istilah bad news is a good news dipertegas menjadi konsep dalam pemberitaan di media Indonesia. Bad news is a good news adalah istilah terkenal dikalangan insan pers. Berita buruk merupakan berita yang justru dianggap baik oleh para wartawan untuk diinformasikan kepada khlayak. Istilah yang tidak tahu asal usulnya ini menjadi kepercayaan tersendiri bagi setiap perusahaan media untuk memproduksi informasi. Hal itu diyakini, khalayak yang menerima sisi bad news tersebut akan mendapatkan warning agar hal buruk serupa tidak menimpanya, artinya media berpengaruh untuk membentuk kesadaran publik. Kegiatan junalisme yang esensial ditentukan oleh sesuatu yang fund...

Dunia Online

Oleh: Wardahau Awalnya aku menikmatinya, belajar di rumah adalah suasana baru yang kini aku jalani. Alasannya memang menyebalkan, namun jujur saja aku sedikit menikmatinya. Dua bulan berlalu semenjak akhir Maret lalu. Belajar dengan sistem online membuatku memiliki banyak waktu. Entah itu untuk menjalankan hobby- ku, membantu ibu di dapur, bermain game online , hingga sempatnya ikut-ikutan menonton drakor. Namun, banyak juga hal lama yang kini terpaksa aku tinggalkan. Selama dua bulan ini aku benar-benar tidak bisa bertemu dengan teman-teman, kadang   jika rindu kami hanya bertatap muka via video chat. Namun, rasanya asing. Tidak ada tawa lepas saat aku meledeki mereka, tidak ada sipu malu saat aku singgung soal kisah asmara mereka, lalu semuanya berakhir dengan kebosanan. Berbicara tentang bosan, setiap aku bosan aku mengalihkannya pada apapun yang ada di handphone -ku. Berseluncur di dunia maya kadang bisa sedikit menghilangkan kebosananku karena harus tetap berdiam diri di rumah...

Ramadhan: Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan

Ramadhan tiba. Semua orang tampak bahagia, sibuk menyambut bulan yang telah lama dinantinya. Bulan dimana jika kita berbuat amalan baik, maka lipatan pahala siap menyambut untuk dicatat malaikat Raqib. Detik-detik menjelang Ramadhan, setiap orang memiliki caranya masing-masing dalam menyambut bulan suci ini. Jika diperhatikan saat menjelang Ramadhan, banyak orang dari perantauan yang pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama untuk menyambut bulan Ramadhan, jika dalam istilah Sunda ini dikenal dengan sebutan munggahan [1] . Tradisi munggahan sendiri bervariasi dilakukannya. Biasanya berbeda keluarga ya berbeda pula cara yang dilakukan. Ada yang pergi berwisata, berziarah ke makam orang tua yang sudah lebih dahulu mengahadap Sang Pencipta, berbagi dengan yang lebih membutuhkan dan bahkan ada yang melaksanakan acara makan-makan dengan keluarga besar sebagai tanda kebahagiaan dan suka cita bersama dalam mempersiapkan diri untuk menyambut bulan penuh ampunan ini. Tradisi...